bukan tonggak rapuh yang tak mampu menyanggah ragaku,namun aku yang rentan akan uji....
dan bukan hanya ragaku yang tersungkur,namun jiwaku pun ikut terpuruk...
pernahkah kau lihat seonggok kayu tua di tengah hutan..
rapuh dan usang dimakan usia..
tak ubahnya seperti aku yang kini terluka karena serpihan duri yang semula ku anggap berlian....
menangis telah ku lakukan..
menjerit pun tiada berguna...
tertunduk nista ku di hadapan_NYA..
berharap sekeping ampunan yg sulit kudapatkan...
beranjak ku dr hitam yang melukaiku...
melukis warna di putihnya hati..
itu dya...dya..dya yg pernah ada dlm harapku...
dya datang bersama bahagia untukku...



Tidak ada komentar:
Posting Komentar