Buka sedikit celah pada ruas asamu
jangan biar ego menyumbat hingga menjadi alibi
dan biarkan aku menghuni beranda hatimu..
sehambar ini aksara memantau
terlantun lewat nyanyian burung
menyampaikan getir asa yg ku pendam..
jangan kotori hati di sela-sela jarak
seperti melepas anak panah hitam
ke arah jantungku...
Diamku bukan tanpa fikir,diamku ini imla
mencoba membaca arah tawamu
meski badai akan meleburkan ragaku..
coba palingkan retinamu padaku
lihat sejumput imaji yg terlukis
ada nada teruntai lewat puji
ada kau dihari-hariku,ditiap langkahku..








